Tanaman Hias

Saat si BUnga adenium koleksi istri saya mau saya bentuk bonggolnya, istri saya mengkerutkan dahi, mungkin takut tidak lagi berbunga. maklum si bunda lebih tertarik pada unganya sedangkan saya lebih menyenangi bonggolnya yang bisa dibentuk beraneka rupa.

Pada awalnya saya mencoba menerapkan teknik membuat bonggol adenium yang menawan, dengan cara mengganti pot (RE-POTTING) adenium koleksi saya. Si adenium sengaja diletakan di pot yang lebih dalam (sebenarnya sih pot bekas cat, selain karena hanya bersifat sementara juga hitung-hitung memanfaatkan barang bekas).

Si adenium diletakan dengan komposisi media tanam lebih bergerinjal, artinya komposisi butiran kasarnya lebih banyak dan gradasinya lebih kasar dari biasanya. katanya media seperti ini sangat cocok untuk pembentukan akar dan bonggol adenium. Disamping itu, akarnya sengaja ditata sedemikian rupa agar membentuk bentuk yang indah pada saat di ekspos nantinya. Saya menggunakan sterofom sebagai bantuan.

DSC01524

DSC01573

DSC01574

Setalah jadi dan tumbuh, eh yang saya dapatkan ternyata tak berapa lama kemudian si adenium malah keluar bunga secara serempak alias berbunga kompak. bahkan cabang kecil di bawahnya pun ikut-ikutan mengeluarkan bunga yang tak kalah indahnya.

DSC01857

Wah ternyata dengan menata akarnya kita bisa mendapatkan adenium yamng berbunga kompak. dan yang lebih senang lagi tentu istiku, “bagus bi, bunganya jadi indah..” katanya girang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s